Purwokerto Cake Shop Online - Share your love with food

Showing posts with label Makanan Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Makanan Indonesia. Show all posts

Sunday, March 22, 2015

Kue Talam Ubi Ungu Untuk Arisan

Allhamdulillah....

Sore hari kedatangan tetangga yang pesan Kue Talam Ubi Ungu untuk arisan di akhir minggu. Pesanan kue ini diterima saat tengah minggu. Pengaturan jadwal pembuatan kue dan belanja jadi lebih mudah.  Kue Talam Ubi Ungu memang salah satu produk awal dari Kanya Kitchen. Percobaan resep dilakukan beberapa kali. Untuk sampai menemukan komposisi yang tepat memang memerlukan usaha sendiri selain pakai feeling juga :D Syukur alhamdulillah, komposisi kue yang terakhir ini telah menuai pujian baik dari suami (karena dia adalah my best customer ever ^_^), keluarga dan juga tetangga. Sejak itulah resep ini saya pergunakan sebagai resep dagangan dari Kanya Kitchen - Purwokerto Online Cake Shop.

Inilah kue yang sudah jadi dan menunggu dingin supaya bisa dibungkus....





Terima kasih atas pesanan kuenya ya Mbak Silvy ^_^

Thursday, March 19, 2015

Pastel Kulit Renyah Isi Bihun



Ceritanya kemarin lihat-lihat tas yang isinya berbagai resep. Salah satunya adalah buku resep khusus tentang Pastel dan Risoles dari Ny. Liem yang katanya terkenal dengan karya-karyanya yang enak itu. Sudah ada beberapa resep yang dicoba, dan bisa menyatakan bahwa dari percobaan-percobaan hasilnya memang enak :D Sudah berhasil menuai pujian dan pesanan juga. Alhamdulillah...... 

Nah, kali ini kok tiba-tiba ingin buat pastel. Karena weekend kemarin pergi ke rumah tante, beliau menyatakan suka membuat pastel tetapi kulitnya tidak renyah, dan jadi seperti “melawan” atau alot saat digigit (si pastel dalam kondisi dingin suhu ruangan). Dan teringat kalau ada bukunya Ny Liem yang tersimpan rapi di tas nih. Dicoba ya kemarin ini. Selain alasan itu, pernah ada yang mau pesan isi snack box dengan salah satunya ya si pastel ini. Hanya saja saya tolak. Karena belum bisa “mengukir” tepian pastel ini dengan cuantek jadinya ya dilewatkan saja *hiks...

Akhirnya dengan tekad baja *hallaaah...harus bisa buat pastel. Jadilah diriku ini beli cetakan pastel ukuran besar (diameter 10 cm) dengan harapan bisa dipakai untuk membentuk tepian si pastel ini dengan cantik. Apa daya, begitu dipakai cetakannya kok malah tepiannya berbentuk aneh dan motif cantik yang diinginkan jauh banget deh dari yang diharapkan (>_<) Satu-satunya cara ya harus manual “mengukir” tepian si pastel ini. Saya langsung cari tahu dari internet caranya. Ditiru...dicoba..dipelintir..jadi sih jadi. Hanya saja kurang bagus, tidak rapi berjejer seperti tali tambang gitu *harapannya kan bisa begitu... Dan setelah sekian belas pastel yang terbentuk, memang akhirnya bisa terbentuk si pelintiran pastel ini. Dan memasuki pastel ke-20an barulah si tali tambang kecil bisa terbentuk. Aduuuuh....rasanya hatiku berbunga-bunga. Saking berbunganya sampai lupa memotretnya ^_^

Ya sudah lah ya, yang penting setelah jadi, target berikutnya adalah membuat supaya kulit pastel ini tidak bergelembung-gelembung alias mulus. Kata para master dari dunia per-baking-an NCC, pastel yang bagus harus berkulit renyah dan mulus. Naaaah, ini dia tantangannya. Menggoreng dengan kondisi minyak dingin. Hmmm...ini dia teknik yang tidak pernah ada di resep kan? Dan caranya mudah. Goreng dengan api kecil dan minyak goreng yang banyak. Jaga kondisi api dan suhu minyak goreng, pastel dibolak-balik selama proses penggorengan agar warna keemasannya merata dan kulit tergoreng matang sempurna. Berhasil \(^o^)/

Jadilah tampilan Pastel Kulit Renyah Isi Bihun buatan diriku begini tampilannya


Note :
Cara memilin tepi pastel seperti ini ya


Saya jadi lebih PD alias percaya diri nih menerima pesanan pastel.

Sunday, March 15, 2015

Kue Talam Ubi Ungu from Kanya Kitchen

Bukan hal baru mungkin ya bahwa ubi merupakan salah satu jenis umbi Indonesia yang mudah ditemui di pasar tradisional akan tetapi pengolahannya hanya sebatas dikukus atau direbus. Mentoknya ya dijadikan kolak atau digoreng. Intinya ubi jarang diolah oleh rumah tangga dalam bentuk yang lain. Kalau bicara tentang dunia kuliner sendiri, variasi olahan ubi sudah banyak sekali. Saking banyaknya sampai ketika menjumpai resep olahan ubi dengan tampilan yang canggih, suka tidak percaya bahwa makanan tersebut terbuat dari ubi.
Saya pribadi sering melihat olahan ubi yang kurang menarik. Akhirnya jadi malas makan. Akan tetapi banyak hasil penelitian yang menyebutkan bahwa ubi mengandung karbohidrat kompleks yang bagus untuk tubuh. Jadi menurut saya, harus diolah jadi makanan yang enak, tampilannya menarik sehingga orang yang melihatnya mau makan. Alasan lainnya, ubi itu murah lhooooo.... ^o^

Jadi, salah satu jenis makanan yang saya olah dari ubi ini adalah Kue Talam Ubi Ungu. Asal teman-teman tahu saja ya, warna ubi Indonesia itu beragam dan masing-masingnya punya tekstur yang berbeda juga. Ada yang berwarna putih, kuning gading, orange, ungu, putih ungu (yang terakhir ini saya jumpai di Purwokerto). Yang membuat saya paling tertarik adalah ubi ungu. Warnanya itu lho...ungu pekat. Pewarna makanan warna ungu tidak diperlukan deh kalau mengolah ubi yang satu ini. Hasil jadinya makanan akan sangat cantik. Warna ungunya sangat mirip dengan pewarna makanan. Tapi karena alami jadi aman dikonsumsi.

Kali ini saya mau berbagi resep Kue Talam Ubi Ungu yang mana resep ini saya setorkan pada panitia NCC untuk event Panglok Week NCC alias Pangan Lokal. Jadi sudah teruji di dapur saya dan merupakan resep jualan dari dapur saya juga yang bernama Kanya Kitchen. Resep asli saya peroleh dari Mbak Ricke Indriani hanya saja resep ini sudah saya modifikasi sesuai dengan kebutuhan.



Kue Talam Ubi Ungu (by Ricke Indriani modified by Ade)

Lapisan Ungu (Bawah):

500 gr
Ubi ungu
300 ml
Santan sedang, matang (lebihkan sedikit saat membuat santan mentah, setelah matang ditakar menjadi 300 ml)
½ sdt
Garam
150 gr
Tepung tapioka
175 gr
Gula pasir (silakan ditambah jika suka lebih manis)
½ sdt
Vanili bubuk

Lapisan Putih (Atas) :
400 ml
Santan kental matang
½ sdt
Garam
60 gr
Tepung beras
40 gr
Tepung tapioka
2 sdm
Gula pasir
¼ sdt
Vanili bubuk

Cara membuatnya:
  1. Panaskan dandang kukusan/klakat. Jika memakai dandang biasa, lapisi tutupnya dengan serbet bersih.
  2. Lapisan bawah (ungu) : Blender ubi ungu dan ½ bagian santan sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam wadah/baskom. Masukkan sisa santan sambil diaduk rata hingga adonan halus licin. Tuang ke dalam cetakan yang sudah diolesi dengan sedikit minyak goreng. Isi sampai 2/3 tinggi cetakan. Kukus selama 10 menit.
  3. Lapisan atas (putih) : campur dan aduk rata semua bahan. Tuang ke atas lapisan bawah (ungu) tadi. Kukus kembali 10 menit atau hingga lapisan atas ‘set’ atau memadat. Angkat. Biarkan sampai agak hangat dalam cetakan lalu keluarkan.




Note :
Kadar air dalam ubi berbeda-beda. Kebetulan ubi ungu merupakan jenis ubi yang mengandung banyak air seperti halnya ubi kuning atau orange. Untuk ubi putih ungu (ketika dikupas putih tetapi saat diiris ada lapisan ungu di dalamnya) termasuk ubi yang mengandung sedikit air jadi santan juga saya tambahkan. Jumlah santan pada lapisan ungu bisa disesuaikan, adonan akhirnya cukup kental dan tidak terlalu encer tapi juga tidak terlalu berat.

Selamat mencoba 


cemilan sehat masuk masuk isi toples jual homemade cake in purwokerto
supplier snack
jual snack box di purwokerto jual kukis hias